Social Items

Puan, aku terpikat pada juli yang mengikat
Kiranya ruang semoga masih luas menampung ingin yang tak berjeda, Pada tatap yang memikat kau adalah tafsir segala perkara

Puan, bolehkah aku bertanya, sudahkah kau beri pertanda pada rasa ? Agar kita tak lama terbelenggu pada dekap rasa yang abu - abu

Hamparan rawang, 15 september 2019 | friqwal

Berkabung ; AKU

01 September 2019, di Jakarta Coffee Week, Beni Hefrikarozza Owner Radjea Coffee, mendapatkan juara satu Coffee Paforit Pengunjung. Mewakil Provinsi Jambi.

Benny Hefrikaroza, Warga Sungai Penuh kini kembali mengharumkan nama Sungai Penuh di ajang Bergengsi. Setelah Mesin Pengupas pinang karianya yang ia beri Nama R3 mendapatkan juara 1 dua kali berturut-turut ditingkat Provinsi Jambi. Sekarang dengan Proses Kopinnya lagi.

Informasi ini didapatkan dari  unggahan instagram @scopi_id. Dan juga Video yang diunggah di Chanel Youtube Radjea Coffee,  https://youtu.be/_QDOk1ZgWhA

Ini tentunya tidak terlepas dari do'a dan dukungan dari masyarakat Provinsi Jambi, Terkhusus Masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci.

Benny Hefrikaroza yang kami hubungi melalui pesan wa membenarkan hal tersebut.
"Ia, Alhamdulillah di acara Jakarta Coffee Week, Yang dihadiri oleh Seluruh perwakilan Daerah yang ada di Indonesia, dan Pencinta Kopi se-Asia tenggara, Kita medapatkan juara 1 pengunjung terbanyak mewakili Provinsi Jambi. Ini tidak terlepas dari dukungan Masyarakat Provinsi Jambi, dan Sungai Penuh, Kerinci. Ujarnya.

Disamping itu. Benny Hefrikaroza Juga Berterima kasih kepada Petani Kopi yang ada di Sungai Penuh dan Kerinci yang sudah menanam Kopi terbaik, Hingga dapat ia proses menjadi kopi yang sangat nikmat.

"Saya juga berterima kasih kepada petani Kopi di Sungai Penuh dan Kerinci yang sudah menanam kopi dengan sangat baik, karena tanpa Petani kopi, ini semua tidak mungkin bisa kita raih" tambahnya kepada kami melalui chat WA.




Kopi Sungai Penuh, Kerinci Juara Satu di Ajang Kopi Paling Bergengsi "Jakarta Coffee Week"


IPPR GELAR GEBYAR HAMPARAN

Dalam memeriahkan Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang Ke 74 Ikatan Pemuda Pelajar Rawang (IPPR) mengadakan acara Gebyar Hamparan dan Pesta Rakyat yang dilaksanakan pada Tgl 22 Agustus 2019 bertempat di depan Gedung Serbaguna Hamparan Rawang.

Pada acara tersebut di mulai pada sore hari sampai malam hari, sore dilaksanakan acara Pesta Rakyat, dimana pada acara pesta rakyat tersebut terdapat beberapa perlombaan diantaranya Lomba Panjat Pinang, Lomba Makan Keruput, Lomba Balab Karung dan Lomba Egrang. Dilanjutkan pada malam harinya dengan Acara Gabyar Hamparan yaitu Menampilkan Maestro Rentak Kudo, penyerahan penghargaan Maestro Rentak Kudo dan Penghargaan Lapaik Koto Dian, Vote bersama rentak kudo sebagai nominasi atraksi budaya terpopuler pada Anugrah Pesona Indonesia, dan pada penghujung acara ditutup dengan Rentak Kudo Bersama masyarakat Hamparan Rawang.

"Acara ini kami laksanakan menyambut Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang Ke 74 dan juga merupakan acara perdana Ikatan Pemuda Pelajar Rawang periode 2019 - 2021, pada acara ini juga hadirkan Maestro Rentak Kudo dengan tujuan mengapresiasi rentak kudo sebagai nominasi atraksi budaya terpopuler pada anugrah pesona indonesia, karna  sudah saatnya pemuda Hamparan  Rawang yang mengangkat dan memperkenalkan budaya hamparan rawang ke ajang Nasional maupun Internasional" Ujar Heru Gunawan Ketua Panpel


Pada pidato Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Rawang (IPPR) Sdr. Doni Endri, S.Pdi. ia mengatakan "Kegiatan perdana IPPR ini sengaja dilaksanakan untuk masyarakat  Hamparan Rawang dan juga mengapresiasi Rantak Kudo sebagai Nominasi atraksi budaya terpopuler pada Anugrah Pesona Indonesia, dan kedepannya IPPR merupakan wadah terdepan dalam memajukan Hamparan Rawang. Saya yang telah di beri amanan oleh Pemuda Hamparan Rawang akan melakukan yang terbaik IPPR kedepannya, melalui program-program yang akan selalu menjaga eksistensi IPPR kedepan. "Doni Endri, S.Pdi. Ketua Umum IPPR"

Antusias masyarakat Hamparan Rawang dalam acara tersebut sangat luar biasa, sehingga akhir acara terjadi rentak kudo massal di depan Gedung Serbaguna Hamparan Rawang, tamu undangan serta seluruh masyarakat menyaksikan acara tersebut ikut turun untuk berentak kudo bersama. #Vea

IPPR GELAR GEBYAR HAMPARAN

Kenduri sko atau kenduri adat merupakan salah satu budaya daerah Kerinci Sungai Penuh.

Kenduri sko atau kenduri adat dilakukan pada Ekor tahun awal tahun.

Sabtu, 03 Agustus 2019 diselenggarakan di Desa Pendung Hiang, Kec. Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh dihadiri oleh Wali Kota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri.

Dalam Prosesi ini, dimeriahkan dengan Cilek, Tari Persembahan, Tari Rangguk dll. 

Disamping tradisi adat setempat untuk naek sko, atau menaikkan pusaka. Ini juga untuk menjaga budaya agar tidak hilang ditengah peradaban Moderen saat ini. 

Pegelaran Budaya 6 Luhah Desa Pendung Hiang

Setelah lebih satu bulan sejak tanggal 8 Juni 2019. Sejauh Perjalanannya, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) APBDes Desa Sebukar mengaku telah membuat Laporan kepada pihak berwenang yakni Polres Kerinci dan Inspektorat terkait temuan-temuan yang didapatkan di lapangan. Namun hingga saat ini laporan yang diberikan tidak ditindak lanjuti.

"Kami sudah membuat laporan kepada Polres Kerinci dan Inspektorat terkait dugaan penyalahgunaan APBDes dan temuan-temuan lainnya, laporan ini sudah kami masukkan 1 bulan lebih, namun belum ada tindak lanjut dari pihak terkait. ujar koordinator TGPF. Sabtu (27/9/2019)

Muhammad Dameri Koordinator TGPF mengatakan pihaknya juga menyertakan bukti-bukti dalam setiap laporan yang dibuat. Bahkan, menurutnya laporan ini seharus nya sudah bisa diproses tapi kenyataannya berbulan-bulan tidak ada kejelasan. Apabila kasus-kasus seperti yang ini dibiarkan, akan timbul dampak buruk pada masyarakat.

"Di luar kekuasaan, kami hanya bisa melapor dan menunggu diproses. Kalau hal tersebut bisa berlarut dan pelaku tidak diproses, kepercayaan masyarakat pada pihak pemerintah desa khususnya dan inspektorat akan berkurang" ujar Dameri.

"Kita menunggu janji pihak Polres dan Inpektorat untuk menyelesaikan masalah ini. Kita berharap segera ditindak. Jangan sampai mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat yang nantinya akan membawa dampak buruk" tegasnya.(GP)

Dugaan Penyalahgunaan APBDes Sebukar, dilaporkan kePolres Kerinci dan Inspektorat


Potret by : Ar


by Safir : Seorang Desainer Jomblo yang belajar desain Grafis secara aoutodidak, Mulai dari desain 2 dimensi, 3 dimensi, Kosntruksi, Arsitektur dll. Semua tanpa menempuh jenjang pendidikan Formal dibidang desain. Itulah kenapa dr. Autod Grafis. 

dr artinya ia dokter, kenapa dokter?... hanya sebagai penghibur diri saja, buat lucu-lucuan sendiri. biar gak terlalu fokus ke kertas, rol, Pensil penghapus, Komputer dll. Hehehe bukan gelar yang di dapatkan dari instasi akademik. 

Autod maksudnya adalah Autodidak, jadi pas mau bikin nama instagram biar gak kepanjangan ia dibikin autod, gituh. Kalau grafis ia artinya  gambar semua juga pasti udah pada tau itu.

Jadi dr autod Grafis, ya seorang yang belajar mendisain dibeberapa bidang desain secara  autodidak. simple gitulah, benar atau gak nilai sendiri. "Ctt Tidak layak jadi referensi"

Trus apa ia kerjaannya dr. Autod Grafis ini?...
Soal kerjaan si dr. Autod Grafis, dia gak bekerja di kantor atau instasi Formil yang membutuhkan legalitas ijazah atau sertifikat, gak ada kantor sama sekali. Karena memang dia gak punya lesensi untuk itu.

Trus untuk apa ia belajar itu semua?...
Awalnya hobi saja dibidang desain grafis, yang kemudian hasil-hasil itu di uplaod di akun sosial medianya. Lama-kelamaan ada yang tertarik dengan karianya, kemudian mengajaknya bekerja sama dibidang desain grafis. Nah ketika itulah si dr. Autod garfis ini sadar ternyata hobinya bisa jadi duit alias uang. uang?... ngomong-ngomong soal uang siapa sih yang gak mau?... ia gak guais?...

Semejak itu beberapa pengusaha yang beruang---uang....uang----uaaaaannnnggggg mulai mengenalnya. kemudian sering menghubunginya untuk mendesain beberapa kebetuhan usaha mereka. Seperti logo, Merek, Kemasan, Spanduk, brosur, kalender, Dll yang jelas di dibidang Desain grafis, sistimnya iiiaaaaa secara Freelance. 

Soal bayarannya bagaimana?...
Ada yang bayar dibawah kebutuhan, ada yang bayar lebih bahkan sampai si dr. Autod Grafis merasa tidak pantas menerimanya, karena Kemahalan. Bahkan ada yang cuma mito alias minta tolong, hehehee . Maklum desain grafis sama gratis beda tipis. Oups.,.... kebablasan deh penulis jadinya. Tapi gak masalah bagi sang dr. Autod Grafis, Bukan grafis atau gratisnya, tapi pada berkariya untuk membuat orang lain tersenyum. Dengan itu sudah cukup untuk membayar lelah khayal dan lelah mata.

Kok seperti itu?...

Ia dr. Autod Grafis memang tidak pernah menetapkan tarif dari karyanya, ia biarkan siapa yang melihat atau  memakai jasanya yang menentukan tarif atau harga. “Bayarlah semahal anda menilai karya saya”. Artinya kalau mereka bayar murah, berarti desain yang sang dr autod grafis berikan, ia mungkin tidak menarik buat mereka atau mungkin memang waktu itu lagi gak pegang duit lebih atau  bisa jadi mereka juga bingung soal harga desain.

Yang bayar mahal, berarti mereka puas dengan kariya sang dr autod grafis, ataw memang mereka yang dermawan, hingga mau membayar pekerjaan yang dalam kurung waktu 2 s/d 12 jam sampe 1 hingga 10 jt. "Songong Lo" hehehe

Yang gak bayar iaaa mungkin desain kita bernilai gartisan di matanya, atau belum mau bayar, atau bayarnya nati-nati aja, sampe mereka lupa, jadi gak bayar deh... hehehe kiding. Dan atau-atau-atau lainnya. Gak tau deh apa alsan mereka. Fositif thinking aja. 

Nah, tadi katanya gak ada kantor atau instasi yang mau pake orang tanpa lisensi, kok ada yang pake jasanya dr Autod Grafis, dari mana mereka tau?...

Itu mah hal lain, kan freelane, kerja ya kita yang atur mau dengan siapa saja dan kapan mau dikerjakan. Tempat kerjanya ia dikamar aja.
Pergi pagi pulang pagi, maksudnya pergi kekamar pagi keluarnya pagi kalau udah banyak yang butuh jasa si dr ini. Sesekali nongkrong di Cafe, gaya-Gayaan kayak orang kaya kemudian selvie dan upload ke sosmed biar dapat like dan komen yang banyak. Hehehe kiding.

dapat pelanggannya dari sosial Media dan memamfaatkan technologi internet yang ada, juga dari kenalan yang sudah tau atau kenal sang dr. Autod Grafis ini.Gituloh marketnya sesimple itukan. 

makanya pake Android/ Smartphone tu jangan cuma di pake untuk snap atau pos sana-sini aja, apa lagi cuma di gunai buat curhat di sosial media dang kepoin pacar. pake dong buat yang produktif. hehehe kiding guais...

Soal sering nongkrong di cafe, bukan berarti si dr. Autod grafis mau bergaya layaknya orang kaya yang beruang-uang-uaaaangggg... Tapi karena kadang setelah desain awal selesai, para pengusaha kaya itu ya ngajak deal desain atau koreksi desain biar sesuai dengan hatinya di cafe gitu. Jadi makan di cafe itu gratis, di traktir sama si pengusaha kaya. hehehe ... Nah mumpung dah di cafe biar kelihatan gaya gitu, sempatkanlah buat selvie dan isi snhaps sosmed gitu loh. Hehehe

Trus juga sering upload poto di coffee shop, kayaknya bagrounnya tu ada tulisan radjea coffee gitu, apalah namanya itu?...

Soal coffee, Si dr. Autod Grafis ini ternyata penikmat Coffee pahit, jadi kalau kehabisan ide ia nongkrong di coffee radjea, Arabica Asli Sungai Penuh, pahit tapi ueenaak tenan loh. heheh aroma coffee yang diseduh di pabriknya itu luar biasa membawa khayal langit yang mebiru, malhirkan ide dengan sejuta mimpi. hehehe

Pantasan gak pernah upload foto bareng cewek di cafe, Upload Foto sendiri terus, kirain lagi nunggu do’i atau isteri tadi!... hehehe

Gak lah, mana ada yang mau sama orang yang di presepsikan oleh tetangganya sendiri sebagai anak manja, anak rumahan, Kerjaannya di kamar mulu, makan tidur, terus sekali keluar gaya-gayaan di cafe, hanya bisa ngabisin uang orang tua. “Presepsi orang wajar lah mereka meilhat kenytaan yang seperti itu, tapi tidak melihat fakta yang terjadi”.

Nah presepsi ini sering kali melekat pada diri seorang desainer terutama yang freelane. Karena mainset oarang pada umumnya itu, kalau kerja ia kalau gak ada tempat tetapnya (kantor), ada baju dinasnya, atau ada kotor-kotorannya, itu baru kerja bagi mereka. 

Tapi kerjaan seperti yang dilakukan si dr autod Grafis ini yang di kamar, dan sesekali keluar buat deal desain seperti yang di ceritakan di atas, jadi dianggaplah dia tidak punya pekerjaan, manja dan ngabisin uang orang tua. Hingga calon mertua yang entah siapa juga jadi ragu nglepasin anaknya ke dr autod grafis jomblo ini. Hehehe. Siapa sih yang mau ngelepasin anaknya sama orang manja dan ngabisin duit orang tuanya saja. "boleh gak punya kerjaan tetap, yang penting tetap bekerja ia guais"

Ia mereka sedang salah Presepsi, dan itu wajar, mereka gak lihat sulitnya di kamar. Memang terlihat seperti orang manja dan tak bisa apa-apa. Tapi jika mendesain itu mudah maka tak akan ada jasa desain Grafis. Semua orang akan melakukanya sendiri. Tapi buktinya orang-orang butuh itu untuk sesuatu yang lebih besar.

Desain grafis atau di dunia akademik di kenal dengan DKV desain komunikasi Visual, bukan sekedar menggambar tapi bagaimana menyampaikan pesan dengan gambar yang kita buat. Sebisa mungkin setiap goresan dan warna memiliki maknanya tersendiri.

Seorang desainer dituntut memahami banyak komponen kehidupan dalam bentuk simbol, dan memahami makna warna, sampai ke fisikologi warna yang ada. Mereka juga di tuntut untuk mampu mengperkirakan angka atau hitung-hitungan. Dll. Untuk zaman di era milenial ini!!! mereka juga di tuntut untuk menguasai technologi komputer, dan mengoperasikannya, Seperti Corel draw, Photoshop, Adobe Ilustratool, Scat up, dan lain-lain. 

Dimana setiap itu memliki tool-tool yang banyak dan berbeda, dan mereka harus mengingatnya baik-baik agar mampu mendapatkan gambar yang sesuai dengan apa yang ada di kepalanya. Tingkat khayalpun juga harus tinggi. Secara kesabaran juga di tuntut untuk dipelajari, aaaa karena pasti akan ketemu dengan pelanggan yang rewel banyak maunya dan berulang-ulang meminta revisi, kadang udah di revisi berulang kali eh malah balik ke desain awal.
"itu Pasti akan ketemu, kalau ketemu jangan marah, mereka mau bagus, krena itu mereka berani bayar jasa kita mahal" Hehehe

Jadi Dunia orang-orang yang berprofesi sebagai anak manja yang ngabisin uang mak itu, hehehe tidak semudah yang dipresepsi mereka yang tidak memahaminya, dunia ini sangat sulit dan berat, dan menentut ketelitian yang mendetail.  Bahkan lebih dari itu.

Oups, ,,, dunia kalian juga berat kok, bukan hanya dunia para desainer. Tapi ketika kalian sudah memilih dunia itu, maka cintai lah dunia pilihan kalian, dengan itu seberat apapun Profesinya akan terasa ringan untuk dijalani. Yang penting jangan saling menghina antar profesi. karena apabila kalian memilih itu, itu adalah yang terbaik untuk kalian. Abaik sang penghasut “iblis Penggoda, musuh hakiki manusia” yang menghasut kalian untuk mengeluh kemudian putus asa, akhirnya jadi gila. hehehe kiding lagi.

kalau dah diberi Rezeki,  jangan lupa bersyukur dan berzakat. Ingat setiap rezeki yang allah berikan kepada kita ada hak orang lain. Jika susah cari tempat zakat yang tepat, ada Lazismu tu yang siap mendistribusikan zakat kalian ke orang yang berhak menerimanya, insya Allah amanah dan sudah terbukti. Hehehe

Soal jomblo, dr Autdo Grafis yang  sok sibuk, bukan jomblo karena gak laku, tapi karena gak sempat pacaran. Ntar aja kalau dah masanya lasung aku terima nikahnya. Biar bisa langsung mendisain masa depan yang indah bersama sang bidadari syurga. mudah-mudahan bidadari syurga anak para klaien yang kaya raya. "Oupssss ofside Hehehe"

Para desainer, jangan sampe gak bisa desain masa depan yang indah ia bersama bidadari syurganya nanti. Dan mulailah desain yang indah itu dengan desain undangan pernikahan kalian. Ntar habis di desain dan susah nyari tempat nyetaknya datang aja tu ke SAHABAT PERCETAKAN, Ada lah diskon khusu buat para desainer yang mau mendesain masa depannya. Hehehe kiding.
Ok gais itulah tulisan singkat kita.
Ctt : ini bukan ilmu desain, tapi ini cerita tentang sang desainer jomblo.Fiktif..
@Safir

Dr Autod Grafis Jomblo

Foto penggalangan dana
Senin, 20 Mei 2019. Pimpinan Komisariat Djasman Al Kindi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Sungai Penuh Melakukan Penggalangan Dana untuk korban kebakaran yang menimpa salah satu warga kumun. dimulai pada pukul 09:20 WIB ini berakhir sebelum dzuhur tepatnya pukul 11:45 WIB.

Penggalangan dana dilakukan di Kampus 1 dan kampus 2 IAIN Kerinci, dimulai dari lokal-lokal, Parkiran dan kantin-kantin di Kampus.

Aksi penggalangan dana ini di respon baik oleh  mahasiswa maupun pihak dosen.



Hal ini di sampaikan oleh Salah satu kader IMM kepada rekan media kita melalui Pesan WA.
"Dengan hanya memasuki lokal-lokal, parkiran dan sekitaran perkarangan kampus membuat penggalangan dana lebih mudah, pasalnya penggalangan dana ini selain bisa membantu korban yang terkena musibah kebakaran, kita juga bisa menjalin silahturahim sesama mahasiswa. Ucap salah satu kader Yang menggalang dana.
Seusai dzuhur uang hasil penggalangan dana dibelikan sembako sesuai kebutuhan korban. Dan kemudian diantarkan ke rumah korban yang terkena musibah kebakaran."  Tambahnya.

Sesampainya di lokasi kebakaran, Kader -Kader yang menggalang dana disambut baik oleh warga setempat dan korban kebakaran.

Aksi peduli, merupakan salah satu kerja nyata dari mahasiswa dan mahasiswi. Ini menunjukkkan kepedulian dan bentuk ajakan untuk sama-sama peduli.(mhdyt)

Aksi Peduli : Pimpinan Komisariat IMM Sungai Penuh

Selasa tepatnya tanggal 28 februari 2019, sekitar pukul 14.30 Kabid IMMawati DPD IMM Provinsi Jambi bersama IMMawati veni mengunjungi korban yang terkena kasus kekerasan seksual yang terjadi di pulau sangkar, ia bernama putri biasa disapa (Puput) saat ini berumur 14 tahun. Puput merupakan anak dari bapak parlah yang pekerjaan beliau sehari2 adalah petani di kebun miliknya, tempat tinggal puput cukup jauh dari keramaian desa, setiap harinya putri pergi ke sekolah dengan mengendarain sepeda dan membawa beberapa dagangan kecil dan ringan untuk di jual keteman2 sekolahnya.
Dari hasil kunjungan kami,  kami melihat kondisi fisik putri sudah mulai membaik meski bekas2 pukulan masih menempel diwajah Demi menjaga kehormatannya puput rela wajahnya dipukuli hingga memar oleh lelaki yang berusia sekitar 24 tahun itu.
Perbincangan kami bersama orang tuanya cukup mengharukan, orang tua nya becerita dengan linangan air mata memohon agar pelaku bisa segera di temukan supaya tidak ada korban lain lagi yang mengalami hal yang serupa.
Saya mencoba memperhatikan putri yang tangannya tak mau lepas dari ibunya, saya rasa ia masih merasakan trauma atas peristiwa yang menimpanya. Bersama putri kami tak banyak mengajukan pertanyaan karena melihat dari wajahnya masih jelas beban traumatik dan lainny masih menghantui dirinya untuk saat ini.

"Bagi saya ini persoalan serius yang harus di selesaikan oleh semua pihak, tidak hanya polisi dan pemerintah, kita pun diuji kepekaan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini, karena apabila tidak dituntaskan maka akan timbul kekerasan dalam bentuk lain dan tiada lain PEREMPUANlah yang menjadi objek utama dan  akan terus menerus di rugikan serta akan menjadi korban lagi lagi dan lagi! Ujar wanita yang kerap disapa Ewia.
Dua wanita ini memberikan dukungan kepada keluarga korban "untuk bapak parlan dan keluarga kami turut berduka dan insyaallah IMMAwati siap membantu dan mendampingi bapak di ranah hukum Nanti, terimakasih yang sedalam2nya bapak sudah mau berbagi keluh kesah yang bapak dan keluarga rasakan kepada kami semoga bapak kuat dan tabah dalam persoalan ini." Begitulah semangat yang diberikan oleh IMMawati dalam kunjungannya

Kasus Kekerasan Seksual harus segera di tuntaskan dan di selesaikan, agar tidak ada lagi korban2 yang lainnya.


Terima kasih IMMawatiku Veni Oktaviana yang telah menemani perjalanan kemarin.
Penghujung kata IMMawati Ewia menghimbau untuk membela kemanusiaan
"Hidup penuh dengan pilihan "Membela kemanusiaan itulah jalan yang saya pilih".
(VEE)

Kabid IMMawati IMM Jambi Siap kawal Kasus kekerasan Seksual hingga TUNTAS !

Langganan Berita via Email