Halaman

    Social Items

Sarolangun - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Wilayah Kementerian Hukum dan HAM  Jambi Farid Junaedi bersama 2 orang staf tiba di Lapas Sarolangun, kedatangan Kadivpas ini dalam rangkaian kegiatan upaya lebih progresif dan masif pemberantasan Narkoba diLapas dan Rutan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jambi (13/02).

Kedatangan Kadivpas disambut Kalapas Sarolangun Irwan diruang kerjanya Gedung I, petugas Lapas Sarolangun juga telah menunggu kantor sejak sore, setelah bicara secara tertutup lebih kurang 45 menit diruang kerja Kalapas Sarolangun, Kadivpas segera menuju Aula yang hanya terletak beberapa meter dari ruang kerja Kalapas.


Kedatangan Kadivpas ini pemeriksaan urine terhadap semua petugas lapas sarolangun tanpa terkecuali. Kalapas Sarolangun dalam sambutannya mengatakan akan berkomitmen memberantas peredaran Narkoba di Lapas Sarolangun, "Kita malam ini kedatangan pimpinan dari Kanwil Kemenkumham Jambi yang terhormat Kadivpas, kami selaku pimpinan di Lapas Sarolangun sedari awal telah menyatakan perang terhadap pungli, peredaran handphone ilegal apalagi Narkoba" tutur Kalapas.

"Jangan kira mentang-mentang petugas lalu mau seenaknya, kita ada aturan hukum, jangankan Warga Binaan petugas sekalipun bermain-main dengan jadi perantara, penyalur handphone dan Narkoba, saya pastikan tidak lebih dari 4 jam surat rekomendasi penjatuhan hukuman disiplin ke Kanwil  dan pusat sudah dikirim" ujarnya.

Kadivpas dalam kesempatan yang sama memberikan materi kepada semua petugas tentang akuntabilitas sebagai petugas pemasyarakatan dan pentingnya penguatan integritas serta saling bersinergi antar petugas, "Kita semua disini adalah pemimpin, kita semua punya tanggung jawab menjadikan role model bagi warga binaan" tutur Kadivpas.

"Kepada Kasubsi Kamtib agar melakukan penyegaran terhadap regu jaga yang ada sesuai dengan kebutuhan organisasi, silakan bapak-bapak semua kompak dalam melaksanakan tugas tapi jangan kompak dalam menyalahi aturan, apalagi kompak menjadi penyalur Narkoba ke dalam blok warga binaan" ujar Kadivpas.

"Upaya pemberantasan Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan sudah sejak lama digaungkan, hingga detik ini tetap ada saja oknum petugas yang tega berkhianat, kali ini kita harus lebih progress, lebih serius dan massif, apalagi dengan kedatangan ASN baru angkatan 2017, diharapkan dapat menebar pengaruh positif bagi Lapas kita ini" ujar Kadivpas.

Setelah memberikan materi Kadivpas memerintahkan kepada 2 orang stafnya melakukan tes urine terhadap semua petugas secara bergantian, "Jika ada yang tidak mengikuti tes urine tanpa keterangan, silakan menghadap ke saya di kantor wilayah untuk dimintai keterangan, jika perlu kita jatuhi hukuman disiplin" tutup Kadivpas.

Berdasarkan tes terhadap urine seluruh petugas Lapas Sarolangun hasilnya Negatif  atau tidak ditemukan satupun petugas yang positif menggunakan Narkoba. 

Seluruh Petugas Lapas Sarolangun di periksa urine oleh Kadivpas

Sarolangun - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Wilayah Kementerian Hukum dan HAM  Jambi Farid Junaedi bersama 2 orang staf tiba di Lapas Sarolangun, kedatangan Kadivpas ini dalam rangkaian kegiatan upaya lebih progresif dan masif pemberantasan Narkoba diLapas dan Rutan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jambi (13/02).

Kedatangan Kadivpas disambut Kalapas Sarolangun Irwan diruang kerjanya Gedung I, petugas Lapas Sarolangun juga telah menunggu kantor sejak sore, setelah bicara secara tertutup lebih kurang 45 menit diruang kerja Kalapas Sarolangun, Kadivpas segera menuju Aula yang hanya terletak beberapa meter dari ruang kerja Kalapas.


Kedatangan Kadivpas ini pemeriksaan urine terhadap semua petugas lapas sarolangun tanpa terkecuali. Kalapas Sarolangun dalam sambutannya mengatakan akan berkomitmen memberantas peredaran Narkoba di Lapas Sarolangun, "Kita malam ini kedatangan pimpinan dari Kanwil Kemenkumham Jambi yang terhormat Kadivpas, kami selaku pimpinan di Lapas Sarolangun sedari awal telah menyatakan perang terhadap pungli, peredaran handphone ilegal apalagi Narkoba" tutur Kalapas.

"Jangan kira mentang-mentang petugas lalu mau seenaknya, kita ada aturan hukum, jangankan Warga Binaan petugas sekalipun bermain-main dengan jadi perantara, penyalur handphone dan Narkoba, saya pastikan tidak lebih dari 4 jam surat rekomendasi penjatuhan hukuman disiplin ke Kanwil  dan pusat sudah dikirim" ujarnya.

Kadivpas dalam kesempatan yang sama memberikan materi kepada semua petugas tentang akuntabilitas sebagai petugas pemasyarakatan dan pentingnya penguatan integritas serta saling bersinergi antar petugas, "Kita semua disini adalah pemimpin, kita semua punya tanggung jawab menjadikan role model bagi warga binaan" tutur Kadivpas.

"Kepada Kasubsi Kamtib agar melakukan penyegaran terhadap regu jaga yang ada sesuai dengan kebutuhan organisasi, silakan bapak-bapak semua kompak dalam melaksanakan tugas tapi jangan kompak dalam menyalahi aturan, apalagi kompak menjadi penyalur Narkoba ke dalam blok warga binaan" ujar Kadivpas.

"Upaya pemberantasan Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan sudah sejak lama digaungkan, hingga detik ini tetap ada saja oknum petugas yang tega berkhianat, kali ini kita harus lebih progress, lebih serius dan massif, apalagi dengan kedatangan ASN baru angkatan 2017, diharapkan dapat menebar pengaruh positif bagi Lapas kita ini" ujar Kadivpas.

Setelah memberikan materi Kadivpas memerintahkan kepada 2 orang stafnya melakukan tes urine terhadap semua petugas secara bergantian, "Jika ada yang tidak mengikuti tes urine tanpa keterangan, silakan menghadap ke saya di kantor wilayah untuk dimintai keterangan, jika perlu kita jatuhi hukuman disiplin" tutup Kadivpas.

Berdasarkan tes terhadap urine seluruh petugas Lapas Sarolangun hasilnya Negatif  atau tidak ditemukan satupun petugas yang positif menggunakan Narkoba. 

Langganan Berita via Email