Social Items

#Nisa

Namaku mira, teman teman ku biasa memanggil ku ira.Saat ini aku adalah mahasiswi semester 3 disebuah sekolah tinggi di daerahku.Aku memiliki masa lalu yang kelam  meurutku,ya tepatnya ketika aku dibangku SMP.Dengan pola pikir yang labil dan sangat mudah sekali menerima rayuantipu muslihat.

Pada saat itu aku sangat  memprioritaskan penampilan,cantik menurut pendapatku pada masa itu ialah dapat menarik lawan jenis,astagfirullah.Begitu bodohnya aku dimasa lalu.Aku sangat senang mengupload foto tanpa meggunakan hijab,dengan rambut terurai panjang dengan bangganya aku menyebar begitu saja auratku didepan ribuan pasang mata.Ditambah dengan ilmu agamaku yang sangat dangkal.Ingin ku menangis ketika mengingat masalaluku itu.

Parahnya lagi aku mengenal yang namanya PACARAN.aku melakukan semua ini dikarenakan pada saat baru memasuki SMP aku selalu di bully karena penampilanku yang begitu norak,hitam,gendut,pendek.paket komplitlah bisa dikatakan seperti itu.Aku mulai mencari cara bagaimana caranya aku bisa terlihat cantik,modis,putih, langsing,idaman semua lelaki.Sungguh gila pola pikirku pada masa itu.namun ini semua realita aku harus bisa sama seperti wanita cantik lainnya.

Aku mulai merubah gaya lamaku,karena berteman dengan mereka. Walaupun aku masih tetap dibully,tapi tak mengapa karena dengan berteman dengan kelompok cewek modis ini,aku bisa ketularan cantik juga,hehe begitu pikirku.

Dan semua usahaku tidak sia sia,aku mulai diajarkan oleh teman ku bagaimana cara berdandan dan berpakaian sehingga lawan jenis dapat tertarik.aku sangat senang sekali dan merasa puas ketika aku sudah bisa keluar dari penampilan norak ku.dan ketika aku sudah memiliki semuanya itu. aku mulai menyukai seorang lelaki yang bisa dikatakan tampan dan idola semua wanita di sekolah.

Singkat cerita,aku mulai mencari nama akun fb nya secara diam diam,namun pada saat itu air mata ku mulai menetes ketika melihat seorang lelaki yang aku sukai ternyata telah memiliki tambatan hati.hati ku sangat hancur pada saat itu.sangat lebay menurutku,dan mengingat hal itu aku sangat malu sekali dengan dosa yang telah aku lakukan.

Hatiku tersadar,dan semenjak kejadian itu aku mulai berfikir bahwa apa yang aku lakukan itu telah membuat ALLAH murka terhadapku. aku mulai tidak aktif lagi di grup cewek modis,aku lebih sering membaca buku agama,menghadiri majlis ilmu,dan aku juga dipertemukan dengan temanku yang baik,dan paham dengan agama.walau aku masih dibully namun aku menghiraukan itu semua,menurutku aku tak seharusnya menjadi orang lain,cukup menjadi diri sendiri dan berakhlak mulia,allah akan memandangku cantik,dan tak harus dengan pujian makhluknya yang hanya menilai dari fisiknya saja.

 pada saat kejadian itu aku mulai banyak memperbaiki diri,meninggalkan gaya hidup jahiliyyah,mengenakan gamis dengan jilbab yang menutupi lengkuk tubuhku, memperbaiki sholat,bacaan al quran dan mentadaburi ayat demi ayat sampai menghafal ayatnya,dan alhamdulillah prestasiku juga sangat mengalami perubahan yang baik dan sangat membanggakan kedua orang tua,aku mulai mengikuti perlombaan MTQ dan mengikuti lomba tahfidz al quran dan sangat bersyukur sekali aku bisa memenangkannya dengan usaha yang begitu luar biasa menurutku.

Dari kejadian ini kita dapat mengambil pelajaran,bahwa arti cantik yang sesungguhnya bukan diukur dengan tampilan fisik atau luarnya saja,namun cantik dalam islam identik dengan  kebaikan yang mereka timbulkan dan berikan sebagai wujud ketaatannya pada Sang Khaliksedangkan keburukan seorang wanita bukan karena kurangnya fisik atau perbedaan raga dari sesamanya,melainkan saat mengesampingkan perintah Allah dan terus menerus mengikuti hawa nafsu.begitulah Allah memberikan tempat “cantik”untuk seorang wanita.Tak harus bersolek cukup dengan air wudhu dan kebaikan hati Allah akan memandangmu cantik.

Nisa : Sebab Cantik tak harus bersolek

#Nisa

Namaku mira, teman teman ku biasa memanggil ku ira.Saat ini aku adalah mahasiswi semester 3 disebuah sekolah tinggi di daerahku.Aku memiliki masa lalu yang kelam  meurutku,ya tepatnya ketika aku dibangku SMP.Dengan pola pikir yang labil dan sangat mudah sekali menerima rayuantipu muslihat.

Pada saat itu aku sangat  memprioritaskan penampilan,cantik menurut pendapatku pada masa itu ialah dapat menarik lawan jenis,astagfirullah.Begitu bodohnya aku dimasa lalu.Aku sangat senang mengupload foto tanpa meggunakan hijab,dengan rambut terurai panjang dengan bangganya aku menyebar begitu saja auratku didepan ribuan pasang mata.Ditambah dengan ilmu agamaku yang sangat dangkal.Ingin ku menangis ketika mengingat masalaluku itu.

Parahnya lagi aku mengenal yang namanya PACARAN.aku melakukan semua ini dikarenakan pada saat baru memasuki SMP aku selalu di bully karena penampilanku yang begitu norak,hitam,gendut,pendek.paket komplitlah bisa dikatakan seperti itu.Aku mulai mencari cara bagaimana caranya aku bisa terlihat cantik,modis,putih, langsing,idaman semua lelaki.Sungguh gila pola pikirku pada masa itu.namun ini semua realita aku harus bisa sama seperti wanita cantik lainnya.

Aku mulai merubah gaya lamaku,karena berteman dengan mereka. Walaupun aku masih tetap dibully,tapi tak mengapa karena dengan berteman dengan kelompok cewek modis ini,aku bisa ketularan cantik juga,hehe begitu pikirku.

Dan semua usahaku tidak sia sia,aku mulai diajarkan oleh teman ku bagaimana cara berdandan dan berpakaian sehingga lawan jenis dapat tertarik.aku sangat senang sekali dan merasa puas ketika aku sudah bisa keluar dari penampilan norak ku.dan ketika aku sudah memiliki semuanya itu. aku mulai menyukai seorang lelaki yang bisa dikatakan tampan dan idola semua wanita di sekolah.

Singkat cerita,aku mulai mencari nama akun fb nya secara diam diam,namun pada saat itu air mata ku mulai menetes ketika melihat seorang lelaki yang aku sukai ternyata telah memiliki tambatan hati.hati ku sangat hancur pada saat itu.sangat lebay menurutku,dan mengingat hal itu aku sangat malu sekali dengan dosa yang telah aku lakukan.

Hatiku tersadar,dan semenjak kejadian itu aku mulai berfikir bahwa apa yang aku lakukan itu telah membuat ALLAH murka terhadapku. aku mulai tidak aktif lagi di grup cewek modis,aku lebih sering membaca buku agama,menghadiri majlis ilmu,dan aku juga dipertemukan dengan temanku yang baik,dan paham dengan agama.walau aku masih dibully namun aku menghiraukan itu semua,menurutku aku tak seharusnya menjadi orang lain,cukup menjadi diri sendiri dan berakhlak mulia,allah akan memandangku cantik,dan tak harus dengan pujian makhluknya yang hanya menilai dari fisiknya saja.

 pada saat kejadian itu aku mulai banyak memperbaiki diri,meninggalkan gaya hidup jahiliyyah,mengenakan gamis dengan jilbab yang menutupi lengkuk tubuhku, memperbaiki sholat,bacaan al quran dan mentadaburi ayat demi ayat sampai menghafal ayatnya,dan alhamdulillah prestasiku juga sangat mengalami perubahan yang baik dan sangat membanggakan kedua orang tua,aku mulai mengikuti perlombaan MTQ dan mengikuti lomba tahfidz al quran dan sangat bersyukur sekali aku bisa memenangkannya dengan usaha yang begitu luar biasa menurutku.

Dari kejadian ini kita dapat mengambil pelajaran,bahwa arti cantik yang sesungguhnya bukan diukur dengan tampilan fisik atau luarnya saja,namun cantik dalam islam identik dengan  kebaikan yang mereka timbulkan dan berikan sebagai wujud ketaatannya pada Sang Khaliksedangkan keburukan seorang wanita bukan karena kurangnya fisik atau perbedaan raga dari sesamanya,melainkan saat mengesampingkan perintah Allah dan terus menerus mengikuti hawa nafsu.begitulah Allah memberikan tempat “cantik”untuk seorang wanita.Tak harus bersolek cukup dengan air wudhu dan kebaikan hati Allah akan memandangmu cantik.

Langganan Berita via Email