Halaman

    Social Items



Tidak ada yang tidak mungkin, jika hati sudah berniat, yakin dan diri sudah berusaha dengan bersungguh-sungguh. Dalam firman Allah,Swt Surat Ar rad ayat 11 ditegaskan : ” Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka”.  Ayat ini begitu jelas menyamapaikan kepada kita bahwa kitalah yang harus merubah keadaan kita dan keadaan umat. Apa lagi yang kita ragukan.

Hal ini dapat kita lihat pada Ela Nofita Sari yang terlahir dari keluarga pedagang sayur di pasar tanjung bajure, Dan hari ini maju sebagai Calon DPR-RI mewakili dapil provinsi jambi.
Ela Nofita Sari, M.Pd, Sewaktu kecilnya jika berlibur sekolah dia ikut orang tuanya jualan sayur-mayur di pasar tanjung bajure, hal itu untuk menghidupi keluarganya dan juga untuk membiayai sekolahnya dan Adik-Adiknya.

Ela Nofita Sari Menempuh Pendidikan Sekolah Dasar di SD 65/II Sekungkung, Kerinci Jambi, kemudian melanjutkan di SMPN 5 depati IIV Koto Payang, Kerinci Jambi, Selanjutnya di SMKN 1 Sungai Penuh. Selama Sekolah Ela di kenal sebagai siswi yang berprestasi dan Gigih dalam menuntuk ilmu.

Selanjutnya Ia melanjutkan Ke perguruan Tingi di STAIN Kerinci, Jambi, Disinilah ia awal mula Ela menunjukkan sikap kepeduliannya terhadapa masyarakat, umat dan bangsa. Dia Aktif sebagai Aktivis Mahasiswa di kerinci dan menyuarakan Aspirasi masyarakat. Dia juga dipercaya menjadi Pimpinan di berbagai Organisasi. Pada tahun 2014, Saat melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana (S2) dijakarta Ela Di percaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat bidang Hubungan Luar Negeri disebuah organisasi besar di Indonesia, dan juga tercatat sebgai pengurus di berbagai Organisasi lain di tingkat Nasional. disini lah prestasi demi prestasi, baik di tingkat Daerah, nasional dan Internasional ia raih.

Dari pengalaman-pengalaman itu ia memutuskan untuk kembali  kedaerahnya di Kerinci Provinsi Jambi , Untuk mencalonkan diri sebagai calon DPR-RI. Banyak yang tidak percaya akan hal ini. Bahkan awalnya penulis tidak percaya akan hal ini. Namun fakta ia menunjukkan komitmennya untuk ikut serta membawa aspirasi masyarakat Jambi ke senayan.  Ia anak pedagang sayur nyalon DPR-RI. 
Apakah dia bisa atau tidak sampai di DPR RI?... (Jawaban Kita tunggu setelah Pileg tergantung pada takdir tuhan yang ada ditangan kita melalui bilik suara pada 17 April 2019) Hehehe

Namun bukan itu intinya, initinyan disini adalah bahwa kita bisa meski tanpa latar belakang dari keluarga nigrat. Bukan lagi hal yang tidak mungkin, Tapi adalah Hal yang sangat mungkin untuk siapapun yang bersungguh-sungguh.

Untuk semuanya Pemuda/i Indonesia jangan pesimis dengan keadaan ekonomi, jangan khawatirkan hal-hal yang dapat melemahkan mu, Karena seperti yang sudah Allah, Swt, jelaskan di diayat yang saya tulis di atas “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri merubahnya”  yang perlu kita khawatirkan adalah kesungguhan kita.
Jangan pertanyakan apa mungkin saya orang kecil bisa ?...
Tapi pertanyakan apa saya mau menjadi bisa?...




Kisah Motivasi : Anak Pedagang Sayur Di Pasar Tanjung Bajure, Nyalon DPR RI



Tidak ada yang tidak mungkin, jika hati sudah berniat, yakin dan diri sudah berusaha dengan bersungguh-sungguh. Dalam firman Allah,Swt Surat Ar rad ayat 11 ditegaskan : ” Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka”.  Ayat ini begitu jelas menyamapaikan kepada kita bahwa kitalah yang harus merubah keadaan kita dan keadaan umat. Apa lagi yang kita ragukan.

Hal ini dapat kita lihat pada Ela Nofita Sari yang terlahir dari keluarga pedagang sayur di pasar tanjung bajure, Dan hari ini maju sebagai Calon DPR-RI mewakili dapil provinsi jambi.
Ela Nofita Sari, M.Pd, Sewaktu kecilnya jika berlibur sekolah dia ikut orang tuanya jualan sayur-mayur di pasar tanjung bajure, hal itu untuk menghidupi keluarganya dan juga untuk membiayai sekolahnya dan Adik-Adiknya.

Ela Nofita Sari Menempuh Pendidikan Sekolah Dasar di SD 65/II Sekungkung, Kerinci Jambi, kemudian melanjutkan di SMPN 5 depati IIV Koto Payang, Kerinci Jambi, Selanjutnya di SMKN 1 Sungai Penuh. Selama Sekolah Ela di kenal sebagai siswi yang berprestasi dan Gigih dalam menuntuk ilmu.

Selanjutnya Ia melanjutkan Ke perguruan Tingi di STAIN Kerinci, Jambi, Disinilah ia awal mula Ela menunjukkan sikap kepeduliannya terhadapa masyarakat, umat dan bangsa. Dia Aktif sebagai Aktivis Mahasiswa di kerinci dan menyuarakan Aspirasi masyarakat. Dia juga dipercaya menjadi Pimpinan di berbagai Organisasi. Pada tahun 2014, Saat melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana (S2) dijakarta Ela Di percaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat bidang Hubungan Luar Negeri disebuah organisasi besar di Indonesia, dan juga tercatat sebgai pengurus di berbagai Organisasi lain di tingkat Nasional. disini lah prestasi demi prestasi, baik di tingkat Daerah, nasional dan Internasional ia raih.

Dari pengalaman-pengalaman itu ia memutuskan untuk kembali  kedaerahnya di Kerinci Provinsi Jambi , Untuk mencalonkan diri sebagai calon DPR-RI. Banyak yang tidak percaya akan hal ini. Bahkan awalnya penulis tidak percaya akan hal ini. Namun fakta ia menunjukkan komitmennya untuk ikut serta membawa aspirasi masyarakat Jambi ke senayan.  Ia anak pedagang sayur nyalon DPR-RI. 
Apakah dia bisa atau tidak sampai di DPR RI?... (Jawaban Kita tunggu setelah Pileg tergantung pada takdir tuhan yang ada ditangan kita melalui bilik suara pada 17 April 2019) Hehehe

Namun bukan itu intinya, initinyan disini adalah bahwa kita bisa meski tanpa latar belakang dari keluarga nigrat. Bukan lagi hal yang tidak mungkin, Tapi adalah Hal yang sangat mungkin untuk siapapun yang bersungguh-sungguh.

Untuk semuanya Pemuda/i Indonesia jangan pesimis dengan keadaan ekonomi, jangan khawatirkan hal-hal yang dapat melemahkan mu, Karena seperti yang sudah Allah, Swt, jelaskan di diayat yang saya tulis di atas “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu sendiri merubahnya”  yang perlu kita khawatirkan adalah kesungguhan kita.
Jangan pertanyakan apa mungkin saya orang kecil bisa ?...
Tapi pertanyakan apa saya mau menjadi bisa?...




Langganan Berita via Email