Social Items

Berawal dari cerita sholat Jum'at, Seorang tua (78 thun) berpakaian lusuh yang berdiri di sebelah saya dengan nafas terengah-engah, dengan sebuah ember. Dan dapat ditebak tetua ini adalah pengemis. Dari Ceritanya "tetua itu terpaksa mengemis karena kebutuhan hidup, jika tidak dia tidak bisa makan" sedangkan anak-anaknya semuanya diperantaun mengadu nasib. Penghasilannya dalam sehari tidak seberapa padahal sudah berjalan puluhan KM dari desa kedesa. Bahkan kadang diusir.
Dalam Sebuah kamar pergerakan yang telah banyak melahirkan Aktifis Sosial. Saya melemparkan cerita itu, Bebrapa di antara rekan sejawab ada yang menangis.  "Selamatkah Sesepuh". Tetua-tetua sekarang banyak yang terlantar. Bisa kita lihat berapa banyak orang tua yang mengemis di Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci.
Bukan tidak mungkin dalam 5 tahun yang akan datang sesepuh-sesepuh yang darinya telah banyak melahirkan regenarasi. Akan lebih banyak lagi yang mengemis, dan juga menjadi pengulung.
Dalam diskusi ini para Sosialis menyimpulkan.
Pemerintah harusnya mampu mendirikan Panti Jompo  untuk menyelamatkan sesepuh ini. Dari pada membuat acara-acara yang kadang hanya bersifat Formalitas semata semata.
Agar pengemis dan pengulung tua tidak perlu ada di daerh tercinta ini. Kesasadaran penuh tumbuh dalam diri soaialis ini, aspirasi sperti ini mungkin tidak akan di dengarkan oleh pemerintahan. Jika tidak di dukung penuh oleh segenap masyarakat.
Dan Sosialis ini akan memulai meneliti secara informal untuk mengetahui ada berapa banyak tetua yang harusnya beristirahat tapi masih bekerja keras untuk kehidupan di daerah Tercinta ini.
Disamping itu mereka juga akan menyusun program tindak lanjut untuk mensosialisasikan gerakan "Selamatkan Sesepuh".
Semoga Allah Swt, Membukakan hati kita semua untuk peduli terhadap tetua, Terutama Pemerintahan yang mempunyai wewenang. Dan tentunya bagi Pemerintahan mendrikan panti Jompo bukanlah hal yang sulit. Secara pendanaan dan kekuasaan Pemerintahan memiliki kapasitas dan kekuatan untuk mewujudnya.
#PrediDw_Sekum_IMM
#AhmadS_Ketua_TBF
#JakaA_Pramuka
#SyehA_ClubMotor
#HengkyT_RID
#Zaunudin_Ketua_FKRI

Kamar Pergerakan "Selamatkan Sesepuh"

Berawal dari cerita sholat Jum'at, Seorang tua (78 thun) berpakaian lusuh yang berdiri di sebelah saya dengan nafas terengah-engah, dengan sebuah ember. Dan dapat ditebak tetua ini adalah pengemis. Dari Ceritanya "tetua itu terpaksa mengemis karena kebutuhan hidup, jika tidak dia tidak bisa makan" sedangkan anak-anaknya semuanya diperantaun mengadu nasib. Penghasilannya dalam sehari tidak seberapa padahal sudah berjalan puluhan KM dari desa kedesa. Bahkan kadang diusir.
Dalam Sebuah kamar pergerakan yang telah banyak melahirkan Aktifis Sosial. Saya melemparkan cerita itu, Bebrapa di antara rekan sejawab ada yang menangis.  "Selamatkah Sesepuh". Tetua-tetua sekarang banyak yang terlantar. Bisa kita lihat berapa banyak orang tua yang mengemis di Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci.
Bukan tidak mungkin dalam 5 tahun yang akan datang sesepuh-sesepuh yang darinya telah banyak melahirkan regenarasi. Akan lebih banyak lagi yang mengemis, dan juga menjadi pengulung.
Dalam diskusi ini para Sosialis menyimpulkan.
Pemerintah harusnya mampu mendirikan Panti Jompo  untuk menyelamatkan sesepuh ini. Dari pada membuat acara-acara yang kadang hanya bersifat Formalitas semata semata.
Agar pengemis dan pengulung tua tidak perlu ada di daerh tercinta ini. Kesasadaran penuh tumbuh dalam diri soaialis ini, aspirasi sperti ini mungkin tidak akan di dengarkan oleh pemerintahan. Jika tidak di dukung penuh oleh segenap masyarakat.
Dan Sosialis ini akan memulai meneliti secara informal untuk mengetahui ada berapa banyak tetua yang harusnya beristirahat tapi masih bekerja keras untuk kehidupan di daerah Tercinta ini.
Disamping itu mereka juga akan menyusun program tindak lanjut untuk mensosialisasikan gerakan "Selamatkan Sesepuh".
Semoga Allah Swt, Membukakan hati kita semua untuk peduli terhadap tetua, Terutama Pemerintahan yang mempunyai wewenang. Dan tentunya bagi Pemerintahan mendrikan panti Jompo bukanlah hal yang sulit. Secara pendanaan dan kekuasaan Pemerintahan memiliki kapasitas dan kekuatan untuk mewujudnya.
#PrediDw_Sekum_IMM
#AhmadS_Ketua_TBF
#JakaA_Pramuka
#SyehA_ClubMotor
#HengkyT_RID
#Zaunudin_Ketua_FKRI

Langganan Berita via Email