Social Items


Beberapa hari setelah Aksi Damai Menuntut Pemkot KSPN untuk menyelesaikan kasus Prostitusi lantai 3  Qincai Plaza, Minum keras, Parkiran liar, Kejelasan Aset Daerah Dll. 
Jendral Lapangan Aksi yang terdiri dari IMM, PMII, Dan KAMII, Menghilang Saya mencoba mencari ke kampus dan sekretariat tapi tidak saya temukan. Kemudian saya mencoba datangi rumahnya sesampainya dirumah saya melihat sang jendral lapangan dalam keadaan termenung dengan wajah yang penuh kesedihan mata yang merah dan sedikit membengkak,lalu saya bertanya ada apa dengan jendral lapangan,ia menjawab "semalam sebelum aksi saya bertemu dengan salah satu pejabat daerah belum sempat saya duduk iya langsung menuding saya dengan pertayaan"siapa yang menunggangi aksi kalian?" waktu itu saya langsung mengeluarkan air mata karna niat iklas rekan-rekan aktivis malah dituding di tunggangi. padahal kita menyampaikan aspirasi demi kemajuan daerah kita dan menyelamatkan generasi. 
Mendengar kata-kata itu saya hanya bisa menjawab "itulah penjajah demokrasi,penjahat kemerdekaan demi sebuah posisi dan jabatan" lalu sang jendral lapangan menjawab kata-kata bung karno hari ini telah terbukti "musuh kalian adalah bangsa kalian sendiri" tidak tau lagi harus menjawab apa. Saya menutup pembixaraan itu dengan "IMMawan Abdurrahaman sahabat ku jangan pernah berhenti tuhan bersama kebenaran dan ketulusan kita akan selalu berjuang demi bangsa ini. Melewan penjajah demokrasi dan penjajah kemerdekaan.
Penghargaan Kecil Untuk Sang Jendral Lapangan
"IMMawan Roman"
Oleh
Sekretaris Umum IMM Kota Sungai Penuh
"Predi Paniel Warisman"

Tangisan sang Jenderal Lapangan Pasca Aksi 08 November di Kota Sungai Penuh


Beberapa hari setelah Aksi Damai Menuntut Pemkot KSPN untuk menyelesaikan kasus Prostitusi lantai 3  Qincai Plaza, Minum keras, Parkiran liar, Kejelasan Aset Daerah Dll. 
Jendral Lapangan Aksi yang terdiri dari IMM, PMII, Dan KAMII, Menghilang Saya mencoba mencari ke kampus dan sekretariat tapi tidak saya temukan. Kemudian saya mencoba datangi rumahnya sesampainya dirumah saya melihat sang jendral lapangan dalam keadaan termenung dengan wajah yang penuh kesedihan mata yang merah dan sedikit membengkak,lalu saya bertanya ada apa dengan jendral lapangan,ia menjawab "semalam sebelum aksi saya bertemu dengan salah satu pejabat daerah belum sempat saya duduk iya langsung menuding saya dengan pertayaan"siapa yang menunggangi aksi kalian?" waktu itu saya langsung mengeluarkan air mata karna niat iklas rekan-rekan aktivis malah dituding di tunggangi. padahal kita menyampaikan aspirasi demi kemajuan daerah kita dan menyelamatkan generasi. 
Mendengar kata-kata itu saya hanya bisa menjawab "itulah penjajah demokrasi,penjahat kemerdekaan demi sebuah posisi dan jabatan" lalu sang jendral lapangan menjawab kata-kata bung karno hari ini telah terbukti "musuh kalian adalah bangsa kalian sendiri" tidak tau lagi harus menjawab apa. Saya menutup pembixaraan itu dengan "IMMawan Abdurrahaman sahabat ku jangan pernah berhenti tuhan bersama kebenaran dan ketulusan kita akan selalu berjuang demi bangsa ini. Melewan penjajah demokrasi dan penjajah kemerdekaan.
Penghargaan Kecil Untuk Sang Jendral Lapangan
"IMMawan Roman"
Oleh
Sekretaris Umum IMM Kota Sungai Penuh
"Predi Paniel Warisman"

Langganan Berita via Email