Halaman

    Social Items

'BBM Naik' Rakiat Menjerit! Ampun Joko Jeka

Janji-janji manis kampanye joko-jeka. Pencitraan hebat yg di lakukannya. Blusukan masuk ketengah masyarakat miskin. Menyantuni dgn lembutnya. Membuahkan harapan masyatakat miskin akan kemakmuran. Jika sang joko-jeka menjadi presiden. Sungguh harapan manis yang diimpikan rakyat.
Kini binasa sudah, rasakan penderitaan yg ada. Masuk ketengah rakyat miskin memberi hrapan demi sebuah singga sana presiden. Dan sesampai nya disingga sana itu. Ia lemparkan granat air mata. Dgn kenaikan BBM hingga air mata harapan berubah menjadi air mata kepiluan belaka.

Haraga sembako bakal naik drastis, sewa transportasi umum bakal naik. Semua akan naik. Lapangan kerja tam bertambah kebutuhan hidup makin meninggi.

Wahai takyat kecil yang menjerit bersiap-siap lah kalian mati terbunuh secera perlahan-lahan oleh pemberi harapan palsu ini.

Ampun Joko jeka....
Kami sudah cukup, sudah cukup menderita, dgn pajak ini itu yang digunakan untuk para birokrat yang korup. Jangan siksa kami lagi dengan kenaikan BBM. Toh nantinya juga di pake buat korupsi.

Untuk apa uang kami yang 2 rbu. Yg kami dapat kan dibawah terik. Dibawah ttesan hujan. yag mebakr dan mengguyur rapuh tubuh ini.

Joko-jeka kami sadar engkaulah penguasa 2 jari untuk kenaikan 2 rb di harga BBM. Taukah engkau sakiy nya tuh disini ( rakyat jelata). Tak kah kau sadari kami lah yg tersakiti (masyarakat miskin).

Tuhan tolong kirim kan kami(rakyat jelata). Malaikat mu yg baik hati. Yang akan melobi joko-jeka.  Agar BBM di turunkan lagi.

Joko-jeka Bapak 2 jari.

Ternyata filosofi salam 2 jari adalah 2 rb kenaikan BBM.


Langganan Berita via Email